Recent update

Subscribe to RSS feed

Friendship buat mu, Temanku

February 14th, 2008 by ayulina

Definition of Friendship.

Friendship is a term used to denote co-operative and supportive behavior between two or more humans. This article focuses on the notion specific to interpersonal relationships. In this sense, the term connotes a relationship which involves mutual knowledge, esteem, and affection along with a degree of rendering service to friends in times of need or crisis. Friends will welcome each other’s company and exhibit loyalty towards each other, often to the point of altruism. Their tastes will usually be similar and may converge, and they will share enjoyable activities. They will also engage in mutually helping behavior, such as exchange of advice and the sharing of hardship. A friend is someone who may often demonstrate reciprocating and reflective behaviors. Yet for many, friendship is nothing more than the trust that someone or something will not harm them. Value that is found in friendships is often the result of a friend demonstrating on a consistent basis:

    * the tendency to desire what is best for the
      other,
    * sympathy and empathy,
    * honesty, perhaps in situations where it may
      be difficult for others to speak the truth,
      especially in terms of pointing out the
      perceived faults of one’s counterpart
    * mutual understanding.

                                                                           - (quoted from Wikipedia.org)

Kebelakangan nih ku baru ketahui salah satu teman dekat ku mengidap penyakit kanker. Hati ku sedih dan aku turut prihatin ttg kesengsaraan yg die hadapin. Pengidap penyakit tersebut selalunya dari medis akan merasakan kesakitan yg begitu amat dan juga secara emosionalnya akan terganggu. Moralnya untuk hidup juga akan menurun. Apalah aku kalo ngak berada disampingnya pada saat-saat yg genting kayak sekarang ini. Dan sebagai teman, ku pingin teman ku tuh sembuh dari penyakitnya kalo ngak pun die harus tetap semangat untuk memperjuangkan hidupnya….

Ku kagum ama die kerna di saat genting ini, die masih bisa tersenyum dan ketawa walaupun ku tau di sebalik setiap canda dan ketawanya itu adalah kesedihan dan kepedihan. Ku kagum dengan kegigihan die untuk coba hidup seperti manusia biasa tanpa teman-teman lain tau tentang keadaanya. Setiap harinya dipenuhkan dgn aktivitas-aktivitas yang positif. Tidak pernah ku denger die ngeluh atau menangis setiap kali kita berhubungan lewat telfon.

So, apa yang bisa Ayulina lakukan untuk dia? Ayulina , sang manusia biasa, cuman bisa berdoa kepada Allah swt supaya menyembuhkan penyakitnya dan juga udah pasrah untuk menerima keadaanya. Setiap hari ku trus ingetin die supaya minum ubat dan trus kasi perangsang untuk die tetap semangat untuk hidup. "**, masih ade orang kok yg care pada kamu dan masih ade orang yg ingin liat kamu trus hidup…" itulah yg sering ku ngomong setiap kali kita berhubungan lewat telfon. Ku ngak mau liat die patah semangat untuk hidup kerna ku tau effect penyakit ini sering buat pengidapnya putus asa.

Apa yang Ayulina mau? Ku mau teman ku lewatin penyakitnya dan trus hidup bahagia. Ku mau liat die ketemu cintanya dan membina sebuah keluarga yang sakinah. Dan ku akan bahagia kalo semua keinginan ku tercapai. Ya Robbal Ala Min. Temanku, kalo kamu membaca blog entry ku ini, ku harap kamu mengerti perasaanku sebagai temanmu. Ayulina ikhlas berteman dengan mu dan tidak pernah ada niat untuk mendapat balasan dari mu.

Dan di suatu ketika kalo dia pergi dari dunia ini, aku ikhlas atas pemergiannya dan ku berasa puas kerna ku udah berada di sampingnya pas die sangat memerlukan support dari teman-temannya.

Hari ini hati ku sangat galau kerna ku lagi menunggu khabar dokter tentang keadaannya. Setiap detik berlalu dan hati ku trus deg-degan menunggu panggilan darinya………

Posted in Life | | |


One Response to ' Friendship buat mu, Temanku '

Subscribe to comments with RSS or TrackBack to ' Friendship buat mu, Temanku '.

  1.   Eko said,

    on August 17th, 2008 at 8:06 am

    setiap penyakit pasti ada obatnya seperti ada hitam pasti ada putih…allah tidak pernah menciptakan sesuatu yang tidak berpasangan..asalkan ada usaha dan doa..insya allah akan diberi jalan asalkan yakin…ada sebuah cerita nich..cerita nyata dari orang tua temennya kakak..dia juga punya penyakit kanker…sudah divonis ama dokter ngak akan lama umur-nya..tapi dengan usaha dan doa allah memberi jalan sembuh lewat seorang kyai yang sering menyembuhkan orang sakit…dan alhamdulillah sembuh…sekedar masukan aja…
    kalo memang suatu saat nanti dia harus pergi mungkin itu adalah yang terbaik baginya.
    yang penting kita yang ditinggalkan selalu memberikan doa..

Leave a reply

You must be logged in to post a comment.

  • Coretan

  • Jeritan Hati

  •  

    February 2008
    S M T W T F S
        Mar »
     12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    242526272829  
  •