April 26th, 2009 by ayulina
Aku kembali duduk termenung memandang jauh kedepan ditemani sang surya di ufuk barat…
Kembali aku berada dipersimpangan jalan. Inikah kehidupan yang harus aku jalanin dan lalui?
Kembali aku mencoba untuk menoleh ke belakang mencoba kembali lukiskan kisah hidupku. Sang surya seolah-olah enggan beranjak seakan dia tau apa yang menjadi kegelisahan hatiku ini…
Aku menghela napas seakan enggan untuk mengingatnya dan berusaha untuk mencari arti dari semuanya ini. Apa yang DIA rencanakan untuk ku?
Hari ini entah kenapa hati ini merasakan suatu kehilangan yang begitu mendalam, seakan-akan sebagian nyawaku hilang.
Ah sang surya tersenyum padaku entah apa artinya itu…
4 kehidupan telah ku jalanin dan 4 kehidupan aku gagal. Di kehidupan aku yang terakhir, sebuah permata aku temukan sekaligus sebuah batu hitam yang ingin aku buang jauh2.
Permata buah hatiku yang akan aku simpan selamanya…
Di sisa kehidupan ku ini, aku hanya inginkan bahagia karena aku sisakan satu buah kehidupan yang tersisa yang ingin aku jalanin dengan sebuah kepercayaan, sebuah pengertian, sebuah tanggungjawab, sebuah keceriaan, dan sebuah cinta yang abadi. Karena aku sudah lelah, aku hanya sanggup untuk menjalani satu kali kehidupan ku ini yang terakhir.
Waktu terus berjalan tanpa aku sadari usia terus beranjak seiring irama kehidupan mengiringi langkah ku seperti alunan musik dengan berbagai alunan dan irama yang dimainkan.
Sampai aku pada sebuah pilihan… aku harus memilih…
Dia datang dan hadir tanpa ku sadari di saat hati ini sedang meragu bertanya tentang sebuah kehidupan dan sebuah kebahagiaan
Dia datang dan hadir tanpa ku tahu maksud dari semua apa yang telah terjadi dalam kehidupanku
Dia datang dan hadir sebelum aku menjalanin kehidupan ku yang ke empat.
Dia yang membuka kunci kehidupan ku yang tersisa dan yang terakhir.
Dia yang sanggup melepaskan semua kegundahan hati ini
Dia yang sanggup membuatku tertawa dan tesenyum
Dia yang sanggup menembus aura terdalam ku kemudian melepaskannya
Dia yang sanggup membuatku bermimpi akan kehidupan masa yang akan datang bersama membangun sebuah pilar kehidupan yang abadi
Akhirnya aku menemukan seseorang yang selama ini aku cari dalam kehidupan ku yang sanggup membuka kembali rasa cinta yang telah aku kubur selamanya.
Aku telah jatuh cinta, cinta yang berbeda, cinta yang tulus, cinta yang penuh dengan pengertian, cinta yang penuh dengan kedewasaan dan cinta yang berakhir dengan ke-ikhlasan dari hati.
Aku menemukan cinta sejatiku meskipun kita tak pernah berjumpa aku bisa merasakan itu seakan aku menemukan cinta sejatiku yang telah lama hilang sepanjang waktu dan kembali bersemi membuat hati ini merasa tenang dan damai bersamanya.
Aku ingin bersamanya dalam kehidupan aku yang terakhir disisa kehidupan ku yang akan datang.
Tapi apakah semua ini akan terjadi?
Kita tidak pernah akan tahu, yang aku tahu adalah aku cinta dirinya, cinta yang berbeda dari sebelumnya, cinta yang datang karena “ikhlas”.
Mungkin ini yang dimaksud aku harus melalui 4 kehidupan sebelum aku menemukan cinta sejati ku. Sehingga aku bisa mengerti arti cinta yang sesungguhnya arti dari sebuah cinta sejati…
Kembali aku duduk termenung ditemani sang surya yang mulai tertidur pergi di ufuk barat senja mulai menipis berganti dengan suasana kelam namun sejuk.
Desiran ombak menyaut alunkan sebuah lagu berirama menggantikan sang surya yang telah lelah menemani ku sejak tadi.
Ah.. sang surya jangan lah kau pergi tinggalkan ku sendiri disini, hanya kau yang sanggup menemani ku menyinari jiwaku
Bintang dilangit mulai menampakkan batang hidungnya menyapa ku ucapkan salam
Aku menatap langit memandang bintang dan berkata “Mau kah kau menemaniku?”
Tak ada jawaban, diam, dan sunyi…
Aku termenung, akankah dia pergi meninggalkan ku sendiri? Aku tak tahu, sungguh aku tak tahu…
Aku bertanya dalam hatiku, sanggupkah aku harus kehilangan dirinya? “TIDAK” ya aku tak sanggup harus kehilangan dirinya. Tapi aku harus bersikap kesatria karena aku dilahirkan untuk menjadi kesatria. Seorang yang mempunyai jiwa besar. Ya aku akan merelakan mu pergi jika itu yang menjadi pilihan mu.
Aku hanya ingin dirimu bahagia karena aku akan bahagia apabila dirimu bahagia karena kau adalah cinta sejatiku.
Aku semakin mengerti apa yang disekelilingku berucap bahwa cinta sejati tidaklah harus memiliki. Dan kini aku mengerti bahwa kau adalah benar-benar cinta sejatiku. Karena aku rela melepaskan mu demi sebuah pilihan yang menjadi takdirmu
Kau adalah cinta sejatiku meskipun aku akan jalani sisa kehidupan ku tanpa dirimu.
Sayangku, aku tidak akan menghalangi mu kalau itu yang menjadi pilihan mu meskipun hati ini terluka
Cintaku, aku akan merelakan mu pergi apabaila itu yang menjadi keinginanmu.
Sayangku dan Cintaku hanya untuk mu karena aku telah menemukan dan memilih mu menjadi cinta sejatiku.
Aku Rela dan Aku Ikhlas apabila memang kita tidak ditakdirkan untuk bersama.
Apabila itu yang menjadi pilihanmu, kau tetaplah cinta sejatiku, suatu kehidupan yang terkhir yang aku tak ingin menghapuskannya karena aku sisakan hanya untuk cinta sejatiku.
Aku hanya memiliki satu sisa kehidupan ku yang terakhir
Cintaku, apabila kau membaca tulisan ku ini, janganlah kau meragu untuk memilih. Apapun itu pilihanmu aku akan rela dan ikhlas kalau memang dirimu tak bisa kumiliki karena aku tahu bahwa kau sungguh mencintai ku seperti apa yang aku rasakan padamu dan aku bisa merasakan bahwa kau pun akan mengukir namaku didalam hatimu selamanya. Karena cinta kita tak lah ternodai. Karena cinta kita adalah cinta sejati.
Aku yang sungguh mencintai mu sekaligus merelakan mu Ikhlas sepenuh hatiku…
Yang tercinta mami…
-Ayah WR-
“Surat ini ditulis oleh suamiku tercinta beberapa bulan yg lalu. Aku rasa terharu setiap kali ku mambaca coretannya. Berapa besarnya cinta dia buat ku. Ya Allah aku adalah umatmu yg sangat beruntung kerna udah bisa merasakan cinta yg begitu mendalam dari suamiku yg sangat ku cintai. “
Posted in Life | | | 1 Comments
July 28th, 2008 by ayulina
=================================================
27 = (2-7*2)-2*(2-7*2) = 80
= (10-2) * 10 = 80
= (10-2)*10 = 80
yg pinter matematika silahkan di artikan hahahah ….
13th pic hahaha like nickname my friend
13 = the number of ghost
GT5 = Ghost The SYstems
GTS = SGT = myname
13 = 2 number yaitu 1 & 3
2 = 1 - 3
================================================
adapted from KoKo
I decided to post this formula cos its so interesting to see how one is able to analyse things based on coincidental findings. This is what KoKo has done today. Amusing very amusing
ayulina
Posted in Uncategorized | | | 2 Comments
April 21st, 2008 by ayulina
Selalu berada di sisiku.
Selalu menyabarkan ku.
Selalu mengingatku untuk beribadah.
Selalu memberiku semangat untuk hidup.
Selalu memaafkan ku dan menerimaku seadanya.
Selalu memberikan perhatian dan menemaniku.
Selalu menjaga hatiku tanpa minta balasan apa pun dariku.
Kau adalah teman baikku.
Kau tidak pernah meremehkanku dan menghargai ku.
Kau telah membuat ku rela melepaskan Dia dengan ikhlas.
Kau telah menyedarkan ku kalo cinta tuh ngak bisa dipaksa.
Kau adalah pendampingku yg ngak pernah bosen mendenger keluhanku.
Maafkan aku kerna buat sekarang ini aku blum bisa menerima cintamu ……….
Posted in Life | | | 5 Comments
April 14th, 2008 by ayulina
Kau boleh acuhkan diriku
Dan anggap ku tak ada
Tapi takkan merubah perasaanku
Kepadamu
Kuyakin pasti suatu saat
Semua kan terjadi
Kau kan mencintaiku
Dan tak akan pernah melepasku
Aku mau mendampingi dirimu
Aku mau cintai kekuranganmu
Selalu bersedia bahagiakanmu
Apapun terjadi
Kujanjikan aku ada
Kau boleh jauhi diriku
Namun kupercaya
Kau kan mencintaiku
Dan tak akan pernah melepasku
Aku mau mendampingi dirimu
Aku mau cintai kekuranganmu
Selalu bersedia bahagiakanmu
Apapun terjadi
Kujanjikan aku ada
Aku mau mendampingi dirimu
Aku mau cintai kekuranganmu
Aku yang rela terluka
Untuk masa lalu
Buat Honeyku ini laguku untuk mu……….
Posted in Uncategorized | | | 2 Comments
March 26th, 2008 by ayulina
ku tak peduli
bila ku benar-benar cinta mati
ku tak peduli
ku memang begini
bila ku benar-benar cinta mati
ku tak peduli
apa saja yang ku inginkan kamu rela
reff:
bukannya aku takut akan kehilangan dirimu
tapi aku takut kehilangan cintamu
mungkin saja saat itu kau mempermainkan aku
seakan kau bisa membalas cintaku
kau takkan mengerti
yang selama ini aku rasakan, pasti
kau tak peduli
bila saja yang ku inginkan kamu rela
This is the first song my honey sang to me. It means a lot to me. And I grew to love it too. I must listen to it at least once daily….. 


Posted in Uncategorized | | | 1 Comments
February 17th, 2008 by ayulina
"Life is not worth knowing,
Like dewdrops in the morning,
By noon disappear,
Never reappear,
Leaving nothing."
written by ayulina in 1999.
Posted in Life | | | 0 Comments
February 14th, 2008 by ayulina
Sujud syukur kepada Illahi kerna berita yg ku denger sungguh membuatku terharu…… Keadaan temanku membaik dan ini berita baik untuk ku malam ini… Semoga keadaanya trus membaik..
"Miracle do happen and will continue to happen if you believe in it."
Temanku, kamu harus tetap semangat untuk trus hidup dan melawan penyakit mu. Ngak ade yg di dalam dunia ini yang ngak bisa kita capai….
"MAKE THE IMPOSSIBLE POSSIBLE."
Posted in Life | | | 2 Comments
February 14th, 2008 by ayulina
Definition of Friendship.
Friendship is a term used to denote co-operative and supportive behavior between two or more humans. This article focuses on the notion specific to interpersonal relationships. In this sense, the term connotes a relationship which involves mutual knowledge, esteem, and affection along with a degree of rendering service to friends in times of need or crisis. Friends will welcome each other’s company and exhibit loyalty towards each other, often to the point of altruism. Their tastes will usually be similar and may converge, and they will share enjoyable activities. They will also engage in mutually helping behavior, such as exchange of advice and the sharing of hardship. A friend is someone who may often demonstrate reciprocating and reflective behaviors. Yet for many, friendship is nothing more than the trust that someone or something will not harm them. Value that is found in friendships is often the result of a friend demonstrating on a consistent basis:
* the tendency to desire what is best for the
other,
* sympathy and empathy,
* honesty, perhaps in situations where it may
be difficult for others to speak the truth,
especially in terms of pointing out the
perceived faults of one’s counterpart
* mutual understanding.
- (quoted from Wikipedia.org)
Kebelakangan nih ku baru ketahui salah satu teman dekat ku mengidap penyakit kanker. Hati ku sedih dan aku turut prihatin ttg kesengsaraan yg die hadapin. Pengidap penyakit tersebut selalunya dari medis akan merasakan kesakitan yg begitu amat dan juga secara emosionalnya akan terganggu. Moralnya untuk hidup juga akan menurun. Apalah aku kalo ngak berada disampingnya pada saat-saat yg genting kayak sekarang ini. Dan sebagai teman, ku pingin teman ku tuh sembuh dari penyakitnya kalo ngak pun die harus tetap semangat untuk memperjuangkan hidupnya….
Ku kagum ama die kerna di saat genting ini, die masih bisa tersenyum dan ketawa walaupun ku tau di sebalik setiap canda dan ketawanya itu adalah kesedihan dan kepedihan. Ku kagum dengan kegigihan die untuk coba hidup seperti manusia biasa tanpa teman-teman lain tau tentang keadaanya. Setiap harinya dipenuhkan dgn aktivitas-aktivitas yang positif. Tidak pernah ku denger die ngeluh atau menangis setiap kali kita berhubungan lewat telfon.
So, apa yang bisa Ayulina lakukan untuk dia? Ayulina , sang manusia biasa, cuman bisa berdoa kepada Allah swt supaya menyembuhkan penyakitnya dan juga udah pasrah untuk menerima keadaanya. Setiap hari ku trus ingetin die supaya minum ubat dan trus kasi perangsang untuk die tetap semangat untuk hidup. "**, masih ade orang kok yg care pada kamu dan masih ade orang yg ingin liat kamu trus hidup…" itulah yg sering ku ngomong setiap kali kita berhubungan lewat telfon. Ku ngak mau liat die patah semangat untuk hidup kerna ku tau effect penyakit ini sering buat pengidapnya putus asa.
Apa yang Ayulina mau? Ku mau teman ku lewatin penyakitnya dan trus hidup bahagia. Ku mau liat die ketemu cintanya dan membina sebuah keluarga yang sakinah. Dan ku akan bahagia kalo semua keinginan ku tercapai. Ya Robbal Ala Min. Temanku, kalo kamu membaca blog entry ku ini, ku harap kamu mengerti perasaanku sebagai temanmu. Ayulina ikhlas berteman dengan mu dan tidak pernah ada niat untuk mendapat balasan dari mu.
Dan di suatu ketika kalo dia pergi dari dunia ini, aku ikhlas atas pemergiannya dan ku berasa puas kerna ku udah berada di sampingnya pas die sangat memerlukan support dari teman-temannya.
Hari ini hati ku sangat galau kerna ku lagi menunggu khabar dokter tentang keadaannya. Setiap detik berlalu dan hati ku trus deg-degan menunggu panggilan darinya………
Posted in Life | | | 1 Comments